Wednesday, January 8, 2020

KISAH INDEHOI TANTE CERY MENGAMBIL PERJAKAKU

BERITA HOT TANTE CERY MENGAMBIL PERJAKAKU

CERITA SEX HILANG PERJAKAKU


Berawal dari pertemuanku dengan seorang wanita bernama Cery di sebuah Mall ibukota. Namaku Bimbim kegiatan sehari hariku adalah sebagai seorang Mahasiswa, Kebtulan hari itu aku sedang tidak ada jadwal Kuliah sehingga aku memutuskan untuk bersantai sambil minum kopi.

Karena masih siang Mall yang dikunjungi masih sepi hanya terlihat beberapa orang saja berlalu lalang karena tujuanku adalah minum kopi di Cafe favoritlu, Maka akupun langsung saja melaju ketempat tujuanku.

Saat saya sedang asyik berjalan sambil melihat barang display tiba tiba dari depanku nampak seorang perempuan muda yang menurut taksiranku berusia sekitar 30 Tahunan, Namun bentuk badannya sangat proposional, Penampilan modisnya yang dipadukan dengan kecantikan wajah sungguh menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.

Aku sempat heran, wanita itu nampak seperti akan menghampiriku daripada nanti dikira terlalu over PD maka aku pun stay, Ternyata perkiraanku tidak salah, Wanita cantik itu memang berjalan ke arahku, Tercium aroma parfu yang ia kenakan sungguh harum dan membuatku gagal fokus untuk sejenak.

"Mas. Pull and bear sebelah mana ya ?"
Walaupun sempat kaget disapa saat sedang asyik menikmati parfumnya, Aku berusaha tenang dan tidak memperlihatkan Ekspresi kagetku.
"Ada dilantai 3 tante" Karena toko yang ditanya merupakan favoritku setiap berbelanja baju, Maka aku tau sekali letaknya kebetulan saat itu posisi kami berada di lantai 1
"Bisa minta tolong anterin gak mas? Kebetulan aku lagi buru buru daripada nyari nyari lagi".
"Hmmmmmm.... Oke tan saya tunjukkan jalannya".

Setelah pembicaraan itu kamipun langsung beranjak dan menuju toko yang dimaksud, Dalam perjalanan itulah kami berbincang panjang lebar, Sehingga kamipun saling kenal, NAmanya Cery, dan domisili aslinya dari Surabaya pantas saja ia tidak mengetahui Letak toko itu.

Begitu tiba disana, akupun berniat untuk pergi dan melanjutkan tujuanku, Namun aku ditahan dan dimintanya untuk menemani berbelanja, Kebetulan memang ia ingin membeli pakaian untuk laki laki jadi dia meminta pendapatku.

Sekitar 20 Menit kami didalam toko itu dari memilih pakaian hingga membayar di kasir, Setelah itu ia mengajakku untuk menemaninya makan siang, Akupun menurut saja karena tidak enak juga meninggalkan wanita cantik sendirian karena ia tidak terlalu familiar dengan mall ini.

Daripada bingung lagi mencari tempat makan , Aku merekomendasikannya untuk makan di Cafe Favoritku, Kebetulan selain makanan yang ditawarkan itu enak harga yang bersahabat, tempatnya pun nyaman dan menyenangkan untuk berlama lama disana.

Di Cafe itulah aku mengenalnya lebih jauh lagi, dulunya dia merupakan seorang model majalah dan memutuskan untuk berhenti dari dunia tersebut setelah menikah dengan seorang Pengusaha. Saat ini suaminya sedang berkantor diluar negri, sudah 1 bulan lamanya, Yang anehnya ia juga menceritakan masalah penyakit disfungsi seksual yang dialami oleh suaminya dalam hatiku sempat heran, Kenapa wanita ini begitu terbuka dengan orang yang baru dikenalnya, Namun obrolan kami terus saja mengalir.

Setelah selesai makan dan berbincang di Cafe, Cery mengajakku untuk main ke rumahnya akupun menurut saja, Karena toh aku pun tidak ada kesibukan apapun hari ini, Mobil yang dikendarai adalah sebuah mobil sport Mewah yang hanya menyediakan 1 kursi penumpang saja alias 2 pintu.

karena hari itu aku sedang malas, kebetulan aku ke mall tadi memakai taksi online jadi aku ikut naik Mobil Cery saat menuju rumahnya, Rumahya ternyata sangat megah, Bergaya Minimalis sangat mewah menurutku jika dilihat dari luar, Tak lama kami berhenti didepan pagar, Datang seorang satpam membukakan pagar itu untuk kami, Sebelum sampai di rumahnya tadi Cery sudah berpesan kepadaku jika ada yang bertanya aku disuruh mengaku sebagai saudara suaminya.

Setelah memperkenalkan diriku kepada pembantunya ia meminta pembantunya itu untuk memasak akan malam untuk kami.
"Silahkan bimbim duduk dulu, sebentar ya aku ganti baju" Katanya sembari Meninggalkanku.
"Tan, kamar kecilnya dimana ya?" Tanyaku sebelum Cery pergi.
"Sini, tante tunjukin" Katanya sambil menggandeng tanganku.
"Itu kamar mandinya" Ia berkata sambil menunjuk ke arah kamar mandi yang dimaksud

Aku pun langsung menuju ke arah yang dimaksud, ketika hendak menutup pintu tiba-tiba Cery menahan dari arah luar dan menggodaku.

“Jangan lama-lama lho..”

Saat sedang buang air kecil, aku perhatikan barang-barang yang ada di dalam kamar mandi itu. Tanpa sengaja aku melihat sebuah benda panjang berwarna pink di belakang botol shampoo. Ketika kuperhatikan lagi, ternyata itu sebuah dildo.

Tiba-tiba Cery masuk ke kamar mandi, kebetulan pintunya memang tidak aku kunci. Sudah kaget karena melihat dildo di kamar mandi itu kali ini ditambah lagi dikagetkan oleh pelukan Cery dari belakang tubuhku.

Tangan kananku yang sedang memegang dildo itu dipegang olehnya sambil tangan kanannya meraih kemaluanku.

“Itu mainan aku bim, pas lagi kepengen.” Bisiknya di belakang telingaku.
Aku diam sejenak, jantungku berdebar-debar.
“Itu masih kalah enak sama yang asli, Bim.” desahnya manja.

Tanpa permisi ia langsung menjilat bagian belakang telingaku, menimbulkan rasa geli yang teramat sangat. Sambil terus menciumi aku dari belakang ia mulai membuka celanaku.

“Jangan, Tan..”
“Kenapa, Bim? Ga suka ya?” Tanyanya sambil menjilat leher dan telingaku.
“bimbim masih perjaka, Tan..”
“Tidak apa-apa, Bim Nanti tante ajarin. Mau kan..? Ikut Tante ke kamar aja biar lebih tenang..”

Aku dituntun olehnya keluar kamar mandi begitu masuk kamar dan sudah berada di dekat ranjangnya. Ia menoleh ke arahku dan menciumku. Mulutnya mengkulum bibirku dengan liar dan lidahnya juga bermain-main di dalam mulutku.

Satu Tangannya masih berusaha membuka celanaku. Aku pasrah saja sambil mendekap badannya. Setelah celanaku berhasil dilepas, ciuman Cery beralih ke leher dan terus turun ke dada, perut hingga akhirnya kepala Cery berada tepat di depan kemaluanku. 
“Enak, Tan rasanya.” kataku sambil mendesah.
“Berdiri terus ya, Bim..” perintahnya sambil tersenyum nakal kepadaku.
Aku pun menuruti permintaannya.
“Penis kamu enak banget, Bim..”
Dia langsung melahap kemaluanku dan mengocok-ngocok menggunakan mulutnya.
“Aaah..” desahku yang sedang keenakan.”
Gerakannya tak hanya maju mundur, terkadang penisku di arahkan ke kiri kanan saat berada dalam mulutnya.
“Aaaahhh, pelan-pelan mbak..” pintaku saat hisapannya semakin cepat.

Dia tidak memperdulikan ucapanku dan meneruskan kegiatannya. Hisap, lepas, hisap, lepas, terus menerus hingga ia akhirnya merasa pegal.

“Penis kamu enak banget Bim.” katanya sambil mengelap bibirnya yang penuh lendir.
Sorot matanya penuh nafsu, menunjukkan bahwa dirinya saat itu sedang bernafsu.
“Udah lama banget Cery ga ketemu beginian, Bim..”

CERITA SEX HILANG PERJAKAKU

Ia kembali menjilati penisku diiringi dengan permainan lidahnya ya dahsyat, sambil berusaha membuka kaosku, jilatannya menjalar hingga ke perutku. Aku pun tidak mau diam saja, aku juga membuka bajunya. Menyembul lah kedua payudaranya, kebetulan saat itu ia tidak mengenakan bra.

“Diliatin aja, Bim..?” desahnya sambil mengarahkan kepalaku ke payudaranya.

Kali ini tanpa menunggu perintah selanjutnya, segera kusambar payudara itu dengan mulutku sambil tanganku meremas-remas payudara yang satunya lagi.

Cery keenakan sampai duduk di ranjang, kemudian ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang tanpa kulepas sama sekali mulut dan tanganku dari payudaranya.

"Ahhhhhh... terusBim, Sedot terus putingnya juga yan... Ohhhh... Ahhhhh..."
Hisapanku sesekali kuselingi dengan gigitan Halus pada putingnya.
"Aaaahhhhhhh. terus Bim.. Enak.. Ahhhhhh..." Desahnya sambil badannya menggelinjangkan.

Melihat cery yang semakin terbuai hawa nafsu, tanganku mulai mengarah ke kemaluannya yang saat itu masih dibalut dengan celana dalam, Rupanya Vagina Cery sudah basah, Tak lama kumainkan dari luar celana dalamnya.

Ciumanku kupindahkan ke daerah Lehernya yang sedari tadi terpampang jelas karena Cery terus mendongak akibat permainan jariku.
Tanganku mulai kumasukkan kedalam celana dalamnya , Akhirnya kini aku Memainkan Vaginanya langsung tanpa terganggu apapun, Cairan kewanitaannya terasa betul telah membasahi keseluruhan Vaginanya.

Pinggul Cery naik turun saat jariku bermain di vaginanya, Adegan ini pun semakin memanas saat jariku menyentuh Klitorisnya, Tubhnya bergoyang hebat, Tangannya memegang tanganku memberi arahan agar terus bermain di area itu.
"Terus Bim... di situ Enakkk... Ahhhhhh..." Desahnya.

Ciumanku kupindahkan ke daerah lehernya yang sedari tadi terpampang jelas Karena Cery terus mendongak akibat permainan Jariku.
"Bim, Tante uda gak tahan... Ahhhh..."

Ia membali posisi, Kini giliran diriku yang rebahan di atas ranjang setelah aku dalam posisi terlentang, Ia mengangkangi tubuhku dan mengarahkan kemaluannya ke Wajahku dan mulai membukan celana dalamnya.

Begitu terbuka tercium jelas aroma daerah kemaluannya itu yang membuatku semakin terangsang, Nampak Vaginanya berlendir saat itu.
"Bau nya enak sekali tante.."
"Kalau suka jangan cuma dilihat donk, Jilatin nih.." Dia berkata sambil menurunkan pinggul dan mengarahkan Vaginanya ke mulutku.

Tentu saja aku langsung melaksanakan tugas yang diberikan kali ini dengan Sigap, Kujilati bibir Vaginanya sambil sesekali lidahku menyelinap masuk dari Sela sela bibir Vaginanya itu, Hingga akhirnya kujilat Klitorinya.

"Terus jilat Bim, Itu disitu. Ahh.Ahhhh.... Jilatin Bim .... Ohhhhhh..." Desahnya sambil memegang kepalaku dan Menggoyangkan pinggulnya Maju mundur sambil terkadang melakukan gerakan berputar putar.
Tak lama kemudian Cery merubah posisi kami, Ia berbalik untuk Rebahan aku pun mengikuti gerakannya sambil terus menjilati kemaluannya , Kini posisiku telungkup didepan Vaginanya.

Tanganku memeluk kedua pahanya yang mengangkang dan terus kujilati Vaginanya dengan ganas, Naik turun kiri kanan terus kusapu kemaluannya dengan Lidahku, Cery terus menggelinjang dan menyentak nyentakkan badannya setiap kali Klitorisnya kujilati. Kupelu erat erat kedua pahanya itu agar mulutku tak terlepas dari Vaginanya, Setelah beberapa saat Kuhisap dan Kujilat Klitorisnya Cery mengerang dan Mendesah hebat, Pahanya dirapatkan hingga kepalaku terjepit oleh ke dua Pahanya.

"Aaaahhhhhh..Ohhhhhh....Ahhhhhhh...Tante mau keluar...Aaahhhhh...." Desahnya.

Akhirnya Cery mengalami Orgasme terasa cairan hangat keluar dari Vaginanya membasahi Mulutku sementara tubuhnya menyentak dan menggeliat hebat untuk sesaat kubiarkan dirinya menikmati Klimaksnya, Setelah selesai menikmati Orgasme, Cika bangun dan mengubah posisiku menjadi Posisi duduk, Tanpa diberi aba aba, ia langsung duduk menghadapku di atas pahaku, Ia mengangkat kepalaku yang berada tepat didepan payudaranya sambil memegang pipiku ia mulai menciumi bibirku yang masih basah dengan Cairan Kewanitaan.

Kami berciuman dengan Liar, Cery pun menggerakkan pinggulnya maju mundur sehingga Vaginanya bergesekan dengan penisku, Sedang Asyik asyiknya berciuman, Tangan Cery meraih penisku dan mengarahkannya ke Vagina Cika, Perlahan tapi pasti penisku mulai melesak masuk kedalam vaginanya.

Setelah dirasa sudah masuk, Cery mulai bergerak naik turun penisku keluar masuk dari Vaginanya , Benar benar Kenikmatan yang tak dapat kugambarkan dengan Kata kata untuk dijelaskan lagi, Sementara itu didepan mataku tampak payudara montoknya bergerak turun mengikuti irama Goyangannya.

'Oooohhhhhhh....Ohhhhhh....Penis kamu enak sekali Bim... Ahhhhhhh...."
Aku tidak memberi Respon Apapun terhadap racauannya itu Karena aku sedang sibuk menikmati payudaranya, Kujilati putingnya dengan penuh nafsu.

"Terus Bim, Jangan berhenti, Ahhhhhh...Ahhhhh..Nikmatnya bim.. Ohhhh....."
Terkadang aku menyentakkan pinggulku ke atas Mengimbangi gerakan tubuhnya yang naik turun, Bim benar benar menikmati setiap hentakan yang kulakukan. Cery semakin liar , Tubuhku tiba tiba di dorong olehnya hingga rebahan , Aku pasrah tak berdaya seperti orang yang tengah diperkosa.

Begitu aku rebahan, Cery melanjutkan goyangannya , Namun kali ini makin ganas, Maju mundur naik turun dan terus menerus tanpa henti, Tanganku diraih dan diletakkan di payudaranya, Kuremas remas payudranya, Terkadang Cery terlihat mendongakkan kepala ke atas sambil bergoyang maju mundur.

"Ahhhhhh..ahhhhhhh...Ohhhhhh...Ahhhhhh..." Desahnya makin tidak karuan.
15 Menit lamanya aku digempur seperti itu, Aku merasa akan mencapai Klimaks, Vagina Cery juga berkedut kedut memijat penisku, Hal tersebut menandakan dirinya sudah dekat dengan Klimaks, Vaginanya terasa semakin basah, Terdengar dari suara kecipak yang dihasilkan dalam setiap goyangan Cery.

"Ahhhhh...Tante... Bimbim mau keluar...Aaahhhhhh"
"Tante juga, Bim...Aaahhhhh.. BArengan yaaa... Ohhhhhh....."
Tangannya memeluk erat tubuhku.
"Aaaaahhhhhh..... Aaaaahhhhhhh..." Desahnya panjang.
"Tante keluar Bim...Ohhhhhh..."

Dia mengerang sambil menghentak dengan Liar, Penisku benar benar terasa diperah oleh Vaginanya yang menegang , Tak lama berselang, Penisku terasa dialiri oleh cairan Vaginanya yang keluar.
"Tan..Bimbim juga mau keluar.... Aaaahhhhhhh"

"Keluarin didalam aja Bim..."
Crrroooottttt......crrroooottttt....crrroootttt...

Akhirnya spermaku menyembur didalam Vaginanya , Kini cairan Kewanitaannya bercampur dengan spermaku, Sungguh menghasilkan kehangatan untuk penisku dan Vaginanya.

Untuk beberapa saat kami berdua tak mengeluarkan sepatah katapun dan hanya terdengar suara nafas kami yang tak karuan Iramanya, Kami sama sama menikmati Orgasme, Cery lemas hingga akhirnya Rebahan disamping diriku, Nampak spermaku mengalir keluar Ke Pahanya , Namun hal itu tidak lagi dihiraukan Oleh Cery.

Melihat dirinya yang lemas, aku mengambilkan bantal dan meletakkan di bawah kepalanya, Setelah itu kucium keningnya dan bibirnya kuberi kecupan Mesra, Ia hanya tersenyum melihat perlakuanku kepadanya, Akhirnya kami berdua tertidur, Karena leleh dengan pertempuran kami barusan.

Promo Situs Pilihan.

No comments:

Post a Comment