Friday, January 10, 2020

CERITA MESUM DITANTANG JANDA NGEWE

CERITA BOKEP DITANTANG JANDA NGEWE

 

 

CERITA JANDA HAUS SEX


Pengalaman saya pertama pada satat libur akhir pekan saat hari mulai sore pulang dari kantor dengan kecapekan dan pikiran hanya ingin liburan saja, Jadi kerena hari pekan aku mau libur dan bermain saja ke Mall sambil jalan jalan lihat gadis gadis yang memiliki tubuh seksi dan Payudara yang Montok, tiba tiba saja Telponku berbunyi dan ternyata Bosku menelpon.

Terus aku angkat Oh rupanya suruh ke bogor ada tugas, Gak  bisa liburan, Langsung saja aku bergegas ke bogor untuk menyelesaikan tugasku, Aku naik mobilku langsung saja ke Bogor, Dalam perjalananku sangat lelah kupikir untuk mencari kopi dulu kuparkir mobi Operasional didepan warung kopi yang baru saja dibuka oleh pemiliknya sebut saja namanya Uci seorang Janda muda yang baru 2 tahun ditinggal kabur suaminya Usianya kutaksir sekitar 30 Tahun.

Tanpa sepengetahuannya kuperhatikan dia dari dalam mobilku yang berkaca riben 80% wajahnya yang manis ditunjang tubuhnya yang proposional ditambah ukuran toketnya kira kira 36B dan pinggulnya yang sedang membuat mata ini yang tadinya ngantuk jadi segar kembali, Lalu kuberanikan diri untuk turun dari mobil dan berkenalan dengannya sebagai alasan aku memberi Kopi.

Teh... Kopinya hiji. Pesanku
"Kopi susu apa kopi Hideung a?" Sambung Uci.
Kopi susu tap susunya dipisah yah Teh, Candaku
Dipisah maksudnya gimana saya tidak mengerti.

Ya dipisah kopinya digelas , Susunya yang digantung Heheh.
"iiihh... aa jadi malu saya lagian aa ngeliat aja kalau saya lagi gak pakai BH" Sambil tersenyum kecil
"Tadi saya habis netekin anak saya mau Mandi tapi buka warung dulu pikir saya" Jawabnya Lugas.

"Ohh anaknya Cowo atau Cewe , Umur berapa Teh ?" Tanyaku penasaran.
"Cewe umur 2 yahun" Jawab Uci
Kemudian anaknya menyusul kewarung digendong oleh seorang lelaki muda yang ternyata adiknya Uci , ditaruhnya anak itu dipangkuan ibunya kemudian lelaki itu pergi.
"Siapa itu teh?" Tanyaku sambil menuju kearah lelaki tadi.
"Ohhh itu adik saya" Jawab Uci.

Saya kira suaminya Teteh, Nomong ngomong suami kemana teh ? Kerja ?.
"Jangan diomongin lagi ah, Saya benci banget sama laki seperti itu Banci mau enaknya saja gak mau tanggung jawab, Dia kabur sama perempuan lain waktu saya lagi ngelahirin si kecil.

Agak sedikit emosi kelihatannya UCi cerita.

"Kurang ajar betul laki laki seperti itu ya Teh, Mau enak gak mau anak" Ikut ikutan emosi saya.
'Uda berapa lama tinggal Teh sama suaminya?" Tanyaku.
"ya dari anak ini lahir sampai sekarang uda 2 tahunan lah ditinggal" Jawab si Uci
Wah itu kalau ibarat sawah alang alangnya sudah tinggi tidak pernah dicangkul Heheheh... Candaku mencairkan suasana.

Hahahahahh... bisa aja dah, Diminum kopinya entar dingin gak enak, Saya mau netekin dulu ya sambil menarik Kaosnya dn mulai netekin anaknya yang terlihat Haus.
Kulirik kearah toketnya sambil sesekali kuajak ngobrol yang sedikit mengarah porno dia pun menanggapinya dengan santai tanpa mempedulikan aku yang dari tadi tak berkedip melihat toketnya yang sedang dikenyot oleh anaknya, Tak lama kemudian Hp kuberbunyi yang ternyata panggilan dari kantor menginstruksikan bahwasannya aku tidak boleh lama lama istirahat karena mobil kami dilengkapi GPS jadi para karyawan selalu dipantau didalam operasionalnya dari kantor pusat, sebelum pergi kubayar kopiku dan kuminta nomor hp nya Uci.

boleh kan kalo saya telpon kamu ntar malam, sambil menaruh hpku kekantong safariku
"boleh aja tapi tunggu sikecil tidur dulu ya" sambil tersenyum genit.
Teman temanku yang sedari tadi memantau kegiatanku hanya bisa tertawa sambil mengejekku dengan sebutan PPM = Pria Pencari Memek.

Akupun hanya senyum senyum saja tak menanggapi ejekan mereka , Aku hanya mencari cara bagaimana supaya bisa Ngentot sama Uci, terbayang toketnya yang besar saat netekin anaknya tadi.
Wew bengong aja lo udah nyampe klien nih masuk sana.
"Hardiknya ngagetin aja Lo, Gue lagi mikirn nih caranya bisa ngentot sama Uci" Jawabku
Ahahahah kalau Lo memang Playboy sejati Lo kasih fotonya ke Gue Lo lagi Ngentot sama dia gue kasih Lo 300 Ribu, Gak mungkin dia mau Ngentot sama Lo, Lo aja baru kenal sama dia.

"Oke lo liat minggu depan gue kasih liat fotonya ke lo" Aku menerima tantangannya.
Singkat cerita akupun sudah tiba dirumah pukul 19.30 WIB lalu mandi dan berpakaian setelah itu kuambil hpku lalu kutelpon Uci.

"Lagi apa teh?" Sapaku
"Ehh lagi netekin sikecil ni"
"Yahh ganggu dong?" Jawab aku
"Nggak, biasa aja, Memangnya kenapa?" Tanya Uci
"BOleh dong ikut netek yang sebelah" Jawab aku becanda
"Kesini aja kalau emang mau , Heheheh" Balas si Uci

Entar aja deh kalau libur bener ya boleh Netek.
"Boleh kenapa Enggak" Jawab Uci.
"Sabtu besok gimana bisa keluar  ? Kalau gak bisa juga gak papa" Pancingku, Aku tau kalau perempuan itu memang haus seks terlihat pada waktu bicara tempo hari di Warungnya omongannya selalu mengarah Porno.
"Boleh tapi agak siang ya , Terus saya ajak anak soalnya gak ada yang jagain adik saya sekolah" Tangga Uci
"Oke gapapa sampai ketemu hari sabtu ya Teh" Ucapku sambil menutup telepon.

Sabtu pagi setelah mandi dan sarapan aku berangkat kebogor, kupacu suzuki swiftku dijalan tol jagorawi yang masih agak sepi, 30 menit kutelah memasuki gerbang tol bogor kemudian berbelok kesalah satu mall yang ada disisi jalan pajajaran, kuparkirkan mobilku kemudian masuk kedalam mall menuju salah satu restoran fast food yg terkenal itu, kupesan makanan lalu duduk dibangku yang dekat kaca agar dapat melihat situasi diluar kuambil hp dari tas kecilku kemudian kuhubungi Uci.

"Hallo aku sudah di bogor kamu datang aja kesini di restoran C"
"ya udah tungguin sebentar saya lagi pake baju dulu" Jawab si Uci
"pake BH sama CD warna hitam ya biar seksi.." Balas aku Nakal
"iihh..kamu koq tahu sih kalo itu warna pakaian dalam kesukaan saya.."
"Hahaha..ya udah buruan udah kangen nih"
"Ok.."

CERITA JANDA HAUS SEX

Kurang lebih 15 meniat Uci datang sambil menggendong anaknya, Kusuruh pesan Makanan dan duduk didepanku terlihat wajahnya yang semakin cantik karena sapuan Make Up yang tidak terlalu tebal Namun terlihat anggun.

"Ci, kamu terlihat Anggun hari ini , Aku sampai tidak mengenal kamu tadi" Godaku.
"Halah laki laki entar juga paling ngajakin begituan pakai acara ngerayu pula, Ayoo ngaku iya kan ? Saya kasih tau ya saya bukan Cewe Gampangan yang bisa diajakin Ngewe sama setiap Laki Laki, Saya masih punya Harga diri dan saya trauma sama laki laki yang cuma mau Ngewe tapi kalau kejadian gak mau bertanggung jawab"Jawabnya Ketus.

"Maaf Ci, aku gak bermaksud membuat kamu jadi begini aku hanya ingin melihat kamu senang bisa jalan sama aku sama anak kamu itu aja kok dan satu hal kamu memang gak butuh itu" Jawabku menenangkan Hatinya.
"Perempuan mana sih yang gak butuh itu, Semua pasti butuh cuma aku takut kejadian itu terulang lagi aku hamil dan kamu pergi ninggalin aku, Jujur aku mulai suka sama kamu terlebih perhatian kamu ke aku dan anakku begitu dalam" Seraya merapatkan tubuh anaknya kepelukannya
"Aku juga merasakan hal itu Ci"
Sejam sudah kami ngobrol didalam restoran itu kutatap matanya cici dan kulihat pancaran kasih sayang begitu dalam seolah olah menelanjangi aku dalam sebuah Kemunafikan yang baru saja Kuucapkan.

Setelah makan siang kulanjutkan dengan mengajak Uci dan anaknya jalan jalan berputar puta kota bogor menggunakan mobilku, Memang kota bogor nyaman sekali bila Kendaraan angkot tidak membuat macet, Capek juga kupikir bila harus macet macetan dijalan, Kuingin beristirahat sejenak sambil menikmati cuaca Kota bogor yang saat itu sedang gerimis kecil, Kuutarakan Maksudku kepada UCi yang langsung mengiyakan Maksudku ditambah anaknya yang tertidur karena Kekenyangan.

"Teh , kita istirahat dulu yuk di Motel itu lagian kasian Dedek tidur gak nyaman gitu" Kataku.
"Terserah kamu, Iya juga sih Dedek gak nyaman banget tidurnya" Jawab Uci
Kemudian mobil kubelokkan kesalah satu motel yang terletak didaerah Tajur Bogor, Kuparkirkan agak tersembunyi karena memang Motel masih agak sepi , Kemudian kugendong anaknya Uci lalu kami berjalan menuju Front Office.

"Mas ada kamar?" Kusapa Front Office
"Ada pak yang type apa: Jawab petugas Motell.
"Yang 2 tempat tidur?"
Ini pak kuncinya sekalian pinjam KTP nya bapak, Oh iya anaknya dibawa aja dulu kedalam kasian nyenyak sekali tidurnya.
Terima kasih mas.
Sambil kuserahkan Dedek ke Uci yang langsung berjalan mengikuti petugas Motel menuju kamarnya.

Sesampai didalam kamar kurebahkan tubuhku yang lelah keatas ranjang kulihat Uci sedang mendampingi anaknya yang tertidur sambil sesekali memberikan asi kepada anaknya, akupun memejamkan mata sebentar mengistirahatkan persendian ditubuhku, namun baru saja akan terlelap kulihat dicermin yang mengarah kekamar mandi Uci sedang membuka bajunya, kemudian jeansnya tinggal bra dan CD hitam yang dikenakan sesuai permintaan aku tadi pagi, setelah itu ia mengambil handuk kemudian dililtkan ditubuhnya lalu ia keluar dari kamar mandi dan menghampiriku yang masih tiduran diatas ranjang lalu aku pura pura memejamkan mataku dia mendekatiku kemudian mencium bibirku, mungkin dia pikir aku akan terbangun mendapat ciuman dibibir padahal kontolku sudah tegak waktu kulihat dia sedang membuka baju tadi, kurasakan dia menjauh dari wajahku kubuka mataku akupun tersentak ketika dia sedang mencoba membuka ikat pinggangku lalu kubangun dari ranjangku yang membuat Uci pun tersentak
apa yg kamu lakukan teh ? tanyaku

"Aku gak bisa menahan Libidoku waktu kamu tidur tadi Aku ingin Ngewe Sama kamu"Jawabnya
"Teh , memang kamu sudah kepengen banget Ngewe, Jujur tadi aku juga sempet ngintip kamu lagi ganti baju cuma kok pintunya gak ditutup aku pikir kamu mau mandi makanya aku diam saja"
"Sengaja memang aku gak tutup pintu kamar mandi supaya kamu ngeliat dan Menyusulku kekamar Mandi tapi lama kutunggu kamu mala tidur ya udah aku cium bibir kamu tidak ada reaksi kemudian aku beranikan diri untuk membuka ikat pinggang kamu Eehh kamu mala terbangun"

"Yauda teh, Kalau emang mau ngewe sama aku sebentar aku mau mandi dulu , Kalau teteh mau mandi bareng aja gk apa apa koq"
"Duluan nanti aku nyusul aku liat anak aku dulu" Jawab Uci.

Lalu aku beranjak dari ranjangku kemudian berjalan kearah kamar mandi, Lumayan agak besar kamar mandinya ditambah Bathtub dan air hangat , Kuputar kran Bathtub ingin sekali berendam air hangat.


"hufftt..nyaman sekali berendam dibathtub ini" Gumamku
tak lama Uci masuk kekamar mandi tanpa sehelai benang ditubuhnya dan langsung masuk kedalam bathtub
teh,,anaknya udah dijagain bantal belum nanti kalo jatuh Gimana ?
"Sudah kamu tenang aja, aku ga tahan mau ngewe sama kamu" Jawabnya

Kemudian Uci menyuruhku untuk duduk dipinggiran bathtub lalu menghisap kontolku yang panjang sekitar 18cm, tak ada kesalahan dalam menghisap kontolku semua dilakukan dengan lihainya, akupun mendesah penuh kenikmatan
"Oohh..eehmm..enak teh..trus teh..trus teh..trusss aahh"Desahku
sumpah nikmat sekali kulumannya tak ada setiap inchi dari kontolku yang terlewat, kontolku seperti diaduk aduk oleh lidahnya tanpa ada rasa nyeri ataupun terkena gigi.
"Sudah dulu teh,,gantian sini aku jilatin nonok teteh" Perintahku

Dia pun duduk dipinggiran bathtub kemudian melebarkan kakinya, terlihat memeknya yang ditumbuhi bulu yang sangat lebat, kusibakkan jembutnya kemudian kujilati itilnya yang membesar tak kupedulikan reaksi wajahnya yang mulai terangsang dengan menggigit bibirnya, kusodok liang nonoknya dgn lidahku, kugigit klentitnya, kuhisap nonoknya beberapa saat kemudian pantatnya dinaikkan membenamkan wajahku kedalam nonoknya sesekali menggeliat dan mendesah dengan nafasnya yg tidak beraturan.

Uuhhh..oohh aku keluaaaaarrrrrr..pekiknya sambil merapatkan pahanya dan menekan nonoknya kewajahku

kujilati cairan nonoknya kusapu dengan lidahku, sungguh nonok yang indah sudah nikmat wangi pula sepertinya dia rajin merawat nonoknya.

masih dalam keadaan bugil kubimbing dia keranjang kusuruh dia menghisap kembali kontolku yang masih berdiri tegak dari tadi.
tak lama Uci memberi isyarat untuk meminta nonoknya dimasuki oleh kontolku, dia berdiri menaiki ranjang  kemudian mengarahkan nonoknya kekontolku dengan posisi w o t dituntunnya kontolku kenonoknya kemudian blleeesss..kontolku telah masuk penuh kedalam nonoknya, digoyangkan pantatnya, lalu menarik tanganku untuk meremas remas toketnya yang besar kupilin pentilnya yang sudah mengeras, kemudian aku bangkit namun kontolku masih tertanam didalam nonoknya Uci, kuhisap toketnya lalu kugigit pentilnya. 

"Oohhh..oohh..eehmm..enak aa jangan dilepas aa..hisap terus aa..aahhh..uuhh..ngewe enak bangetoohhh aahhh uuhhh"Uci pun meracau keenakan
"Oohhh..aahhhteh,,nonoknya enak tehh peret bangetahh"

kami terus ngewe sesekali merubah posisi kadang doggy style, aku diatas hingga posisi 69 entah Sudah beberapa kali Uci orgasme, aku masih bertahan karena sebelumnya aku mengusapkan beberapa tetes minyak gambir kekontolku Yang berkhasiat membuat lama ngewe namun terasa panas disekitar kepala kontolku, rasa panas itu tak kuhiraukan kalah oleh panasnya permainan aku dan Uci, menjelang akhir kucepatkan tempo penetrasiku.

.Ahhh..oohhh..aku mau keluar teh,,dibuang dimana nih ? sambil kusodok kontolku dengan cepat dan dalam posisi doggy style pula
"buang dinonokku aja..aku juga mau keluar lagi" Jawab Uci
"kita kluarin bareng aja teh..aahh..uuhh"
Crooottzzcrrroottttzzzcrrootsss..crottttz z..nikmatnya eehhmm.

Diraihnya kontolku kemudian dijilati oleh Uci sampai bersih dari pejuku yang bercampur cairan nonoknya cici dan belepotan disekitar kontolku, kemudian kami saling membersihkan diri dikamar mandi, sambil menunggu anaknya yang masih tertidur akupun berfotofoto Masih dengan keadaan telanjang memperlihatkan alat kelaminnya Masing Masing, yang nantinya foto akan kuperlihatkan ketemanku sebagai bukti taruhan, namun kubilang ke Uci akan kujadikan koleksi pribadi dan Uci pun menyetujuinya.

Promo Situs Pilihan.

No comments:

Post a Comment